Oktober 1980 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sela – Besar 1912 Be. Tanggal 1 Oktober jatuh pada Rabu Kliwon (neptu 15), atau 21 Sela 1912. Bulan Besar dimulai Sabtu Kliwon, 11 Oktober.

‹

Oktober 1980Sela – Besar 1912 Be

›
Kalender Oktober 1980 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Oktober 1980

  1. Awal bulan Besar 1912

    Tanggal 1 Besar jatuh pada Sabtu Kliwon.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 20 Oktober 1980.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 30 Oktober 1980.

Weton setiap tanggal di Oktober 1980

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Rabu Kliwon1521 Sela 1912
Kamis Legi1322 Sela 1912
Jumat Pahing1523 Sela 1912
Sabtu Pon1624 Sela 1912
Minggu Wage925 Sela 1912
Senin Kliwon1226 Sela 1912
Selasa Legi827 Sela 1912
Rabu Pahing1628 Sela 1912
Kamis Pon1529 Sela 1912
Jumat Wage1030 Sela 1912
Sabtu Kliwon171 Besar 1912
Minggu Legi102 Besar 1912
Senin Pahing133 Besar 1912
Selasa Pon104 Besar 1912
Rabu Wage115 Besar 1912
Kamis Kliwon166 Besar 1912
Jumat Legi117 Besar 1912
Sabtu Pahing188 Besar 1912
Minggu Pon129 Besar 1912
Senin Wage810 Besar 1912
Selasa Kliwon1111 Besar 1912
Rabu Legi1212 Besar 1912
Kamis Pahing1713 Besar 1912
Jumat Pon1314 Besar 1912
Sabtu Wage1315 Besar 1912
Minggu Kliwon1316 Besar 1912
Senin Legi917 Besar 1912
Selasa Pahing1218 Besar 1912
Rabu Pon1419 Besar 1912
Kamis Wage1220 Besar 1912
Jumat Kliwon1421 Besar 1912

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.