Oktober 1996 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Jumadilawal – Jumadilakhir 1929 Wawu. Tanggal 1 Oktober jatuh pada Selasa Wage (neptu 7), atau 18 Jumadilawal 1929. Bulan Jumadilakhir dimulai Senin Pahing, 14 Oktober.

‹

Oktober 1996Jumadilawal – Jumadilakhir 1929 Wawu

›
Kalender Oktober 1996 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Oktober 1996

  1. Awal bulan Jumadilakhir 1929

    Tanggal 1 Jumadilakhir jatuh pada Senin Pahing.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 21 Oktober 1996.

Weton setiap tanggal di Oktober 1996

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Selasa Wage718 Jumadilawal 1929
Rabu Kliwon1519 Jumadilawal 1929
Kamis Legi1320 Jumadilawal 1929
Jumat Pahing1521 Jumadilawal 1929
Sabtu Pon1622 Jumadilawal 1929
Minggu Wage923 Jumadilawal 1929
Senin Kliwon1224 Jumadilawal 1929
Selasa Legi825 Jumadilawal 1929
Rabu Pahing1626 Jumadilawal 1929
Kamis Pon1527 Jumadilawal 1929
Jumat Wage1028 Jumadilawal 1929
Sabtu Kliwon1729 Jumadilawal 1929
Minggu Legi1030 Jumadilawal 1929
Senin Pahing131 Jumadilakhir 1929
Selasa Pon102 Jumadilakhir 1929
Rabu Wage113 Jumadilakhir 1929
Kamis Kliwon164 Jumadilakhir 1929
Jumat Legi115 Jumadilakhir 1929
Sabtu Pahing186 Jumadilakhir 1929
Minggu Pon127 Jumadilakhir 1929
Senin Wage88 Jumadilakhir 1929
Selasa Kliwon119 Jumadilakhir 1929
Rabu Legi1210 Jumadilakhir 1929
Kamis Pahing1711 Jumadilakhir 1929
Jumat Pon1312 Jumadilakhir 1929
Sabtu Wage1313 Jumadilakhir 1929
Minggu Kliwon1314 Jumadilakhir 1929
Senin Legi915 Jumadilakhir 1929
Selasa Pahing1216 Jumadilakhir 1929
Rabu Pon1417 Jumadilakhir 1929
Kamis Wage1218 Jumadilakhir 1929

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.