Oktober 2005 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Ruwah – Pasa 1938 Jimakir. Tanggal 1 Oktober jatuh pada Sabtu Legi (neptu 14), atau 27 Ruwah 1938. Bulan Pasa dimulai Selasa Wage, 4 Oktober.

‹

Oktober 2005Ruwah – Pasa 1938 Jimakir

›
Kalender Oktober 2005 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Oktober 2005

  1. Awal bulan Pasa

    Bulan puasa menurut hitungan Jawa. Awal Ramadan resmi ditetapkan pemerintah dan bisa berbeda satu hari.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 24 Oktober 2005.

Weton setiap tanggal di Oktober 2005

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Sabtu Legi1427 Ruwah 1938
Minggu Pahing1428 Ruwah 1938
Senin Pon1129 Ruwah 1938
Selasa Wage71 Pasa 1938
Rabu Kliwon152 Pasa 1938
Kamis Legi133 Pasa 1938
Jumat Pahing154 Pasa 1938
Sabtu Pon165 Pasa 1938
Minggu Wage96 Pasa 1938
Senin Kliwon127 Pasa 1938
Selasa Legi88 Pasa 1938
Rabu Pahing169 Pasa 1938
Kamis Pon1510 Pasa 1938
Jumat Wage1011 Pasa 1938
Sabtu Kliwon1712 Pasa 1938
Minggu Legi1013 Pasa 1938
Senin Pahing1314 Pasa 1938
Selasa Pon1015 Pasa 1938
Rabu Wage1116 Pasa 1938
Kamis Kliwon1617 Pasa 1938
Jumat Legi1118 Pasa 1938
Sabtu Pahing1819 Pasa 1938
Minggu Pon1220 Pasa 1938
Senin Wage821 Pasa 1938
Selasa Kliwon1122 Pasa 1938
Rabu Legi1223 Pasa 1938
Kamis Pahing1724 Pasa 1938
Jumat Pon1325 Pasa 1938
Sabtu Wage1326 Pasa 1938
Minggu Kliwon1327 Pasa 1938
Senin Legi928 Pasa 1938

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.