Oktober 2010 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sawal – Sela 1943 Dal. Tanggal 1 Oktober jatuh pada Jumat Pahing (neptu 15), atau 22 Sawal 1943. Bulan Sela dimulai Sabtu Kliwon, 9 Oktober.

‹

Oktober 2010Sawal – Sela 1943 Dal

›
Kalender Oktober 2010 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Oktober 2010

  1. Awal bulan Sela 1943

    Tanggal 1 Sela jatuh pada Sabtu Kliwon.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 18 Oktober 2010.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 28 Oktober 2010.

Weton setiap tanggal di Oktober 2010

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Jumat Pahing1522 Sawal 1943
Sabtu Pon1623 Sawal 1943
Minggu Wage924 Sawal 1943
Senin Kliwon1225 Sawal 1943
Selasa Legi826 Sawal 1943
Rabu Pahing1627 Sawal 1943
Kamis Pon1528 Sawal 1943
Jumat Wage1029 Sawal 1943
Sabtu Kliwon171 Sela 1943
Minggu Legi102 Sela 1943
Senin Pahing133 Sela 1943
Selasa Pon104 Sela 1943
Rabu Wage115 Sela 1943
Kamis Kliwon166 Sela 1943
Jumat Legi117 Sela 1943
Sabtu Pahing188 Sela 1943
Minggu Pon129 Sela 1943
Senin Wage810 Sela 1943
Selasa Kliwon1111 Sela 1943
Rabu Legi1212 Sela 1943
Kamis Pahing1713 Sela 1943
Jumat Pon1314 Sela 1943
Sabtu Wage1315 Sela 1943
Minggu Kliwon1316 Sela 1943
Senin Legi917 Sela 1943
Selasa Pahing1218 Sela 1943
Rabu Pon1419 Sela 1943
Kamis Wage1220 Sela 1943
Jumat Kliwon1421 Sela 1943
Sabtu Legi1422 Sela 1943
Minggu Pahing1423 Sela 1943

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.