Oktober 2012 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sela – Besar 1945 Wawu. Tanggal 1 Oktober jatuh pada Senin Pon (neptu 11), atau 15 Sela 1945. Bulan Besar dimulai Rabu Wage, 17 Oktober.

‹

Oktober 2012Sela – Besar 1945 Wawu

›
Kalender Oktober 2012 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Oktober 2012

  1. Awal bulan Besar 1945

    Tanggal 1 Besar jatuh pada Rabu Wage.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 22 Oktober 2012.

Weton setiap tanggal di Oktober 2012

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Senin Pon1115 Sela 1945
Selasa Wage716 Sela 1945
Rabu Kliwon1517 Sela 1945
Kamis Legi1318 Sela 1945
Jumat Pahing1519 Sela 1945
Sabtu Pon1620 Sela 1945
Minggu Wage921 Sela 1945
Senin Kliwon1222 Sela 1945
Selasa Legi823 Sela 1945
Rabu Pahing1624 Sela 1945
Kamis Pon1525 Sela 1945
Jumat Wage1026 Sela 1945
Sabtu Kliwon1727 Sela 1945
Minggu Legi1028 Sela 1945
Senin Pahing1329 Sela 1945
Selasa Pon1030 Sela 1945
Rabu Wage111 Besar 1945
Kamis Kliwon162 Besar 1945
Jumat Legi113 Besar 1945
Sabtu Pahing184 Besar 1945
Minggu Pon125 Besar 1945
Senin Wage86 Besar 1945
Selasa Kliwon117 Besar 1945
Rabu Legi128 Besar 1945
Kamis Pahing179 Besar 1945
Jumat Pon1310 Besar 1945
Sabtu Wage1311 Besar 1945
Minggu Kliwon1312 Besar 1945
Senin Legi913 Besar 1945
Selasa Pahing1214 Besar 1945
Rabu Pon1415 Besar 1945

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.