Oktober 2043 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sawal – Sela 1977 Wawu. Tanggal 1 Oktober jatuh pada Kamis Kliwon (neptu 16), atau 26 Sawal 1977. Bulan Sela dimulai Senin Wage, 5 Oktober.

‹

Oktober 2043Sawal – Sela 1977 Wawu

›
Kalender Oktober 2043 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Oktober 2043

  1. Awal bulan Sela 1977

    Tanggal 1 Sela jatuh pada Senin Wage.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 5 Oktober 2043.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 15 Oktober 2043.

Weton setiap tanggal di Oktober 2043

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Kamis Kliwon1626 Sawal 1977
Jumat Legi1127 Sawal 1977
Sabtu Pahing1828 Sawal 1977
Minggu Pon1229 Sawal 1977
Senin Wage81 Sela 1977
Selasa Kliwon112 Sela 1977
Rabu Legi123 Sela 1977
Kamis Pahing174 Sela 1977
Jumat Pon135 Sela 1977
Sabtu Wage136 Sela 1977
Minggu Kliwon137 Sela 1977
Senin Legi98 Sela 1977
Selasa Pahing129 Sela 1977
Rabu Pon1410 Sela 1977
Kamis Wage1211 Sela 1977
Jumat Kliwon1412 Sela 1977
Sabtu Legi1413 Sela 1977
Minggu Pahing1414 Sela 1977
Senin Pon1115 Sela 1977
Selasa Wage716 Sela 1977
Rabu Kliwon1517 Sela 1977
Kamis Legi1318 Sela 1977
Jumat Pahing1519 Sela 1977
Sabtu Pon1620 Sela 1977
Minggu Wage921 Sela 1977
Senin Kliwon1222 Sela 1977
Selasa Legi823 Sela 1977
Rabu Pahing1624 Sela 1977
Kamis Pon1525 Sela 1977
Jumat Wage1026 Sela 1977
Sabtu Kliwon1727 Sela 1977

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.