Oktober 2044 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sela – Besar 1978 Jimakir. Tanggal 1 Oktober jatuh pada Sabtu Legi (neptu 14), atau 9 Sela 1978. Bulan Besar dimulai Minggu Pon, 23 Oktober.

‹

Oktober 2044Sela – Besar 1978 Jimakir

›
Kalender Oktober 2044 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Oktober 2044

  1. Awal bulan Besar 1978

    Tanggal 1 Besar jatuh pada Minggu Pon.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 24 Oktober 2044.

Weton setiap tanggal di Oktober 2044

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Sabtu Legi149 Sela 1978
Minggu Pahing1410 Sela 1978
Senin Pon1111 Sela 1978
Selasa Wage712 Sela 1978
Rabu Kliwon1513 Sela 1978
Kamis Legi1314 Sela 1978
Jumat Pahing1515 Sela 1978
Sabtu Pon1616 Sela 1978
Minggu Wage917 Sela 1978
Senin Kliwon1218 Sela 1978
Selasa Legi819 Sela 1978
Rabu Pahing1620 Sela 1978
Kamis Pon1521 Sela 1978
Jumat Wage1022 Sela 1978
Sabtu Kliwon1723 Sela 1978
Minggu Legi1024 Sela 1978
Senin Pahing1325 Sela 1978
Selasa Pon1026 Sela 1978
Rabu Wage1127 Sela 1978
Kamis Kliwon1628 Sela 1978
Jumat Legi1129 Sela 1978
Sabtu Pahing1830 Sela 1978
Minggu Pon121 Besar 1978
Senin Wage82 Besar 1978
Selasa Kliwon113 Besar 1978
Rabu Legi124 Besar 1978
Kamis Pahing175 Besar 1978
Jumat Pon136 Besar 1978
Sabtu Wage137 Besar 1978
Minggu Kliwon138 Besar 1978
Senin Legi99 Besar 1978

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.