Oktober 2049 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sura – Sapar 1984 Be. Tanggal 1 Oktober jatuh pada Jumat Pahing (neptu 15), atau 3 Sura 1984. Bulan Sapar dimulai Jumat Kliwon, 29 Oktober.

‹

Oktober 2049Sura – Sapar 1984 Be

›
Kalender Oktober 2049 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Oktober 2049

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 18 Oktober 2049.

  2. Awal bulan Sapar 1984

    Tanggal 1 Sapar jatuh pada Jumat Kliwon.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 28 Oktober 2049.

Weton setiap tanggal di Oktober 2049

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Jumat Pahing153 Sura 1984
Sabtu Pon164 Sura 1984
Minggu Wage95 Sura 1984
Senin Kliwon126 Sura 1984
Selasa Legi87 Sura 1984
Rabu Pahing168 Sura 1984
Kamis Pon159 Sura 1984
Jumat Wage1010 Sura 1984
Sabtu Kliwon1711 Sura 1984
Minggu Legi1012 Sura 1984
Senin Pahing1313 Sura 1984
Selasa Pon1014 Sura 1984
Rabu Wage1115 Sura 1984
Kamis Kliwon1616 Sura 1984
Jumat Legi1117 Sura 1984
Sabtu Pahing1818 Sura 1984
Minggu Pon1219 Sura 1984
Senin Wage820 Sura 1984
Selasa Kliwon1121 Sura 1984
Rabu Legi1222 Sura 1984
Kamis Pahing1723 Sura 1984
Jumat Pon1324 Sura 1984
Sabtu Wage1325 Sura 1984
Minggu Kliwon1326 Sura 1984
Senin Legi927 Sura 1984
Selasa Pahing1228 Sura 1984
Rabu Pon1429 Sura 1984
Kamis Wage1230 Sura 1984
Jumat Kliwon141 Sapar 1984
Sabtu Legi142 Sapar 1984
Minggu Pahing143 Sapar 1984

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.