September 1943 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Pasa – Sawal 1874 Jimakir. Tanggal 1 September jatuh pada Rabu Kliwon (neptu 15), atau 2 Pasa 1874. Bulan Sawal dimulai Kamis Wage, 30 September.

‹

September 1943Pasa – Sawal 1874 Jimakir

›
Kalender September 1943 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di September 1943

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 20 September 1943.

  2. Awal bulan Sawal (Bakda)

    Hari raya menurut hitungan Jawa. Idulfitri resmi ditetapkan pemerintah dan bisa berbeda satu hari.

Weton setiap tanggal di September 1943

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Rabu Kliwon152 Pasa 1874
Kamis Legi133 Pasa 1874
Jumat Pahing154 Pasa 1874
Sabtu Pon165 Pasa 1874
Minggu Wage96 Pasa 1874
Senin Kliwon127 Pasa 1874
Selasa Legi88 Pasa 1874
Rabu Pahing169 Pasa 1874
Kamis Pon1510 Pasa 1874
Jumat Wage1011 Pasa 1874
Sabtu Kliwon1712 Pasa 1874
Minggu Legi1013 Pasa 1874
Senin Pahing1314 Pasa 1874
Selasa Pon1015 Pasa 1874
Rabu Wage1116 Pasa 1874
Kamis Kliwon1617 Pasa 1874
Jumat Legi1118 Pasa 1874
Sabtu Pahing1819 Pasa 1874
Minggu Pon1220 Pasa 1874
Senin Wage821 Pasa 1874
Selasa Kliwon1122 Pasa 1874
Rabu Legi1223 Pasa 1874
Kamis Pahing1724 Pasa 1874
Jumat Pon1325 Pasa 1874
Sabtu Wage1326 Pasa 1874
Minggu Kliwon1327 Pasa 1874
Senin Legi928 Pasa 1874
Selasa Pahing1229 Pasa 1874
Rabu Pon1430 Pasa 1874
Kamis Wage121 Sawal 1874

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.