September 1953 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Besar 1884 Ehe – Sura 1885 Jimawal. Tanggal 1 September jatuh pada Selasa Pon (neptu 10), atau 22 Besar 1884. Bulan Sura dimulai Kamis Pahing, 10 September.

‹

September 1953Besar 1884 Ehe – Sura 1885 Jimawal

›
Kalender September 1953 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di September 1953

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 7 September 1953.

  2. Tahun baru Jawa, 1 Sura 1885 Jimawal

    Malam 1 Sura (malam Suro) jatuh pada Rabu malam, 9 September 1953.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 17 September 1953.

Weton setiap tanggal di September 1953

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Selasa Pon1022 Besar 1884
Rabu Wage1123 Besar 1884
Kamis Kliwon1624 Besar 1884
Jumat Legi1125 Besar 1884
Sabtu Pahing1826 Besar 1884
Minggu Pon1227 Besar 1884
Senin Wage828 Besar 1884
Selasa Kliwon1129 Besar 1884
Rabu Legi1230 Besar 1884
Kamis Pahing171 Sura 1885
Jumat Pon132 Sura 1885
Sabtu Wage133 Sura 1885
Minggu Kliwon134 Sura 1885
Senin Legi95 Sura 1885
Selasa Pahing126 Sura 1885
Rabu Pon147 Sura 1885
Kamis Wage128 Sura 1885
Jumat Kliwon149 Sura 1885
Sabtu Legi1410 Sura 1885
Minggu Pahing1411 Sura 1885
Senin Pon1112 Sura 1885
Selasa Wage713 Sura 1885
Rabu Kliwon1514 Sura 1885
Kamis Legi1315 Sura 1885
Jumat Pahing1516 Sura 1885
Sabtu Pon1617 Sura 1885
Minggu Wage918 Sura 1885
Senin Kliwon1219 Sura 1885
Selasa Legi820 Sura 1885
Rabu Pahing1621 Sura 1885

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.