September 1967 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Jumadilawal – Jumadilakhir 1899 Alip. Tanggal 1 September jatuh pada Jumat Legi (neptu 11), atau 26 Jumadilawal 1899. Bulan Jumadilakhir dimulai Rabu Legi, 6 September.

‹

September 1967Jumadilawal – Jumadilakhir 1899 Alip

›
Kalender September 1967 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di September 1967

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 4 September 1967.

  2. Awal bulan Jumadilakhir 1899

    Tanggal 1 Jumadilakhir jatuh pada Rabu Legi.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 14 September 1967.

Weton setiap tanggal di September 1967

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Jumat Legi1126 Jumadilawal 1899
Sabtu Pahing1827 Jumadilawal 1899
Minggu Pon1228 Jumadilawal 1899
Senin Wage829 Jumadilawal 1899
Selasa Kliwon1130 Jumadilawal 1899
Rabu Legi121 Jumadilakhir 1899
Kamis Pahing172 Jumadilakhir 1899
Jumat Pon133 Jumadilakhir 1899
Sabtu Wage134 Jumadilakhir 1899
Minggu Kliwon135 Jumadilakhir 1899
Senin Legi96 Jumadilakhir 1899
Selasa Pahing127 Jumadilakhir 1899
Rabu Pon148 Jumadilakhir 1899
Kamis Wage129 Jumadilakhir 1899
Jumat Kliwon1410 Jumadilakhir 1899
Sabtu Legi1411 Jumadilakhir 1899
Minggu Pahing1412 Jumadilakhir 1899
Senin Pon1113 Jumadilakhir 1899
Selasa Wage714 Jumadilakhir 1899
Rabu Kliwon1515 Jumadilakhir 1899
Kamis Legi1316 Jumadilakhir 1899
Jumat Pahing1517 Jumadilakhir 1899
Sabtu Pon1618 Jumadilakhir 1899
Minggu Wage919 Jumadilakhir 1899
Senin Kliwon1220 Jumadilakhir 1899
Selasa Legi821 Jumadilakhir 1899
Rabu Pahing1622 Jumadilakhir 1899
Kamis Pon1523 Jumadilakhir 1899
Jumat Wage1024 Jumadilakhir 1899
Sabtu Kliwon1725 Jumadilakhir 1899

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.