September 1969 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Jumadilakhir – Rejeb 1901 Jimawal. Tanggal 1 September jatuh pada Senin Pahing (neptu 13), atau 18 Jumadilakhir 1901. Bulan Rejeb dimulai Sabtu Wage, 13 September.

‹

September 1969Jumadilakhir – Rejeb 1901 Jimawal

›
Kalender September 1969 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di September 1969

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 8 September 1969.

  2. Awal bulan Rejeb 1901

    Tanggal 1 Rejeb jatuh pada Sabtu Wage.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 18 September 1969.

Weton setiap tanggal di September 1969

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Senin Pahing1318 Jumadilakhir 1901
Selasa Pon1019 Jumadilakhir 1901
Rabu Wage1120 Jumadilakhir 1901
Kamis Kliwon1621 Jumadilakhir 1901
Jumat Legi1122 Jumadilakhir 1901
Sabtu Pahing1823 Jumadilakhir 1901
Minggu Pon1224 Jumadilakhir 1901
Senin Wage825 Jumadilakhir 1901
Selasa Kliwon1126 Jumadilakhir 1901
Rabu Legi1227 Jumadilakhir 1901
Kamis Pahing1728 Jumadilakhir 1901
Jumat Pon1329 Jumadilakhir 1901
Sabtu Wage131 Rejeb 1901
Minggu Kliwon132 Rejeb 1901
Senin Legi93 Rejeb 1901
Selasa Pahing124 Rejeb 1901
Rabu Pon145 Rejeb 1901
Kamis Wage126 Rejeb 1901
Jumat Kliwon147 Rejeb 1901
Sabtu Legi148 Rejeb 1901
Minggu Pahing149 Rejeb 1901
Senin Pon1110 Rejeb 1901
Selasa Wage711 Rejeb 1901
Rabu Kliwon1512 Rejeb 1901
Kamis Legi1313 Rejeb 1901
Jumat Pahing1514 Rejeb 1901
Sabtu Pon1615 Rejeb 1901
Minggu Wage916 Rejeb 1901
Senin Kliwon1217 Rejeb 1901
Selasa Legi818 Rejeb 1901

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.