September 1983 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sela – Besar 1915 Alip. Tanggal 1 September jatuh pada Kamis Kliwon (neptu 16), atau 23 Sela 1915. Bulan Besar dimulai Jumat Pon, 9 September.

‹

September 1983Sela – Besar 1915 Alip

›
Kalender September 1983 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di September 1983

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 5 September 1983.

  2. Awal bulan Besar 1915

    Tanggal 1 Besar jatuh pada Jumat Pon.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 15 September 1983.

Weton setiap tanggal di September 1983

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Kamis Kliwon1623 Sela 1915
Jumat Legi1124 Sela 1915
Sabtu Pahing1825 Sela 1915
Minggu Pon1226 Sela 1915
Senin Wage827 Sela 1915
Selasa Kliwon1128 Sela 1915
Rabu Legi1229 Sela 1915
Kamis Pahing1730 Sela 1915
Jumat Pon131 Besar 1915
Sabtu Wage132 Besar 1915
Minggu Kliwon133 Besar 1915
Senin Legi94 Besar 1915
Selasa Pahing125 Besar 1915
Rabu Pon146 Besar 1915
Kamis Wage127 Besar 1915
Jumat Kliwon148 Besar 1915
Sabtu Legi149 Besar 1915
Minggu Pahing1410 Besar 1915
Senin Pon1111 Besar 1915
Selasa Wage712 Besar 1915
Rabu Kliwon1513 Besar 1915
Kamis Legi1314 Besar 1915
Jumat Pahing1515 Besar 1915
Sabtu Pon1616 Besar 1915
Minggu Wage917 Besar 1915
Senin Kliwon1218 Besar 1915
Selasa Legi819 Besar 1915
Rabu Pahing1620 Besar 1915
Kamis Pon1521 Besar 1915
Jumat Wage1022 Besar 1915

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.