September 1987 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sura – Sapar 1920 Be. Tanggal 1 September jatuh pada Selasa Legi (neptu 8), atau 7 Sura 1920. Bulan Sapar dimulai Jumat Kliwon, 25 September.

‹

September 1987Sura – Sapar 1920 Be

›
Kalender September 1987 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di September 1987

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 14 September 1987.

  2. Awal bulan Sapar 1920

    Tanggal 1 Sapar jatuh pada Jumat Kliwon.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 24 September 1987.

Weton setiap tanggal di September 1987

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Selasa Legi87 Sura 1920
Rabu Pahing168 Sura 1920
Kamis Pon159 Sura 1920
Jumat Wage1010 Sura 1920
Sabtu Kliwon1711 Sura 1920
Minggu Legi1012 Sura 1920
Senin Pahing1313 Sura 1920
Selasa Pon1014 Sura 1920
Rabu Wage1115 Sura 1920
Kamis Kliwon1616 Sura 1920
Jumat Legi1117 Sura 1920
Sabtu Pahing1818 Sura 1920
Minggu Pon1219 Sura 1920
Senin Wage820 Sura 1920
Selasa Kliwon1121 Sura 1920
Rabu Legi1222 Sura 1920
Kamis Pahing1723 Sura 1920
Jumat Pon1324 Sura 1920
Sabtu Wage1325 Sura 1920
Minggu Kliwon1326 Sura 1920
Senin Legi927 Sura 1920
Selasa Pahing1228 Sura 1920
Rabu Pon1429 Sura 1920
Kamis Wage1230 Sura 1920
Jumat Kliwon141 Sapar 1920
Sabtu Legi142 Sapar 1920
Minggu Pahing143 Sapar 1920
Senin Pon114 Sapar 1920
Selasa Wage75 Sapar 1920
Rabu Kliwon156 Sapar 1920

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.