September 2013 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sawal – Sela 1946 Jimakir. Tanggal 1 September jatuh pada Minggu Pon (neptu 12), atau 25 Sawal 1946. Bulan Sela dimulai Jumat Pon, 6 September.

‹

September 2013Sawal – Sela 1946 Jimakir

›
Kalender September 2013 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di September 2013

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 2 September 2013.

  2. Awal bulan Sela 1946

    Tanggal 1 Sela jatuh pada Jumat Pon.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 12 September 2013.

Weton setiap tanggal di September 2013

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Minggu Pon1225 Sawal 1946
Senin Wage826 Sawal 1946
Selasa Kliwon1127 Sawal 1946
Rabu Legi1228 Sawal 1946
Kamis Pahing1729 Sawal 1946
Jumat Pon131 Sela 1946
Sabtu Wage132 Sela 1946
Minggu Kliwon133 Sela 1946
Senin Legi94 Sela 1946
Selasa Pahing125 Sela 1946
Rabu Pon146 Sela 1946
Kamis Wage127 Sela 1946
Jumat Kliwon148 Sela 1946
Sabtu Legi149 Sela 1946
Minggu Pahing1410 Sela 1946
Senin Pon1111 Sela 1946
Selasa Wage712 Sela 1946
Rabu Kliwon1513 Sela 1946
Kamis Legi1314 Sela 1946
Jumat Pahing1515 Sela 1946
Sabtu Pon1616 Sela 1946
Minggu Wage917 Sela 1946
Senin Kliwon1218 Sela 1946
Selasa Legi819 Sela 1946
Rabu Pahing1620 Sela 1946
Kamis Pon1521 Sela 1946
Jumat Wage1022 Sela 1946
Sabtu Kliwon1723 Sela 1946
Minggu Legi1024 Sela 1946
Senin Pahing1325 Sela 1946

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.