September 2014 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sela – Besar 1947 Alip. Tanggal 1 September jatuh pada Senin Pon (neptu 11), atau 6 Sela 1947. Bulan Besar dimulai Jumat Pon, 26 September.

‹

September 2014Sela – Besar 1947 Alip

›
Kalender September 2014 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di September 2014

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 22 September 2014.

  2. Awal bulan Besar 1947

    Tanggal 1 Besar jatuh pada Jumat Pon.

Weton setiap tanggal di September 2014

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Senin Pon116 Sela 1947
Selasa Wage77 Sela 1947
Rabu Kliwon158 Sela 1947
Kamis Legi139 Sela 1947
Jumat Pahing1510 Sela 1947
Sabtu Pon1611 Sela 1947
Minggu Wage912 Sela 1947
Senin Kliwon1213 Sela 1947
Selasa Legi814 Sela 1947
Rabu Pahing1615 Sela 1947
Kamis Pon1516 Sela 1947
Jumat Wage1017 Sela 1947
Sabtu Kliwon1718 Sela 1947
Minggu Legi1019 Sela 1947
Senin Pahing1320 Sela 1947
Selasa Pon1021 Sela 1947
Rabu Wage1122 Sela 1947
Kamis Kliwon1623 Sela 1947
Jumat Legi1124 Sela 1947
Sabtu Pahing1825 Sela 1947
Minggu Pon1226 Sela 1947
Senin Wage827 Sela 1947
Selasa Kliwon1128 Sela 1947
Rabu Legi1229 Sela 1947
Kamis Pahing1730 Sela 1947
Jumat Pon131 Besar 1947
Sabtu Wage132 Besar 1947
Minggu Kliwon133 Besar 1947
Senin Legi94 Besar 1947
Selasa Pahing125 Besar 1947

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.