September 2015 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sela – Besar 1948 Ehe. Tanggal 1 September jatuh pada Selasa Pon (neptu 10), atau 17 Sela 1948. Bulan Besar dimulai Selasa Pahing, 15 September.

‹

September 2015Sela – Besar 1948 Ehe

›
Kalender September 2015 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di September 2015

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 7 September 2015.

  2. Awal bulan Besar 1948

    Tanggal 1 Besar jatuh pada Selasa Pahing.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 17 September 2015.

Weton setiap tanggal di September 2015

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Selasa Pon1017 Sela 1948
Rabu Wage1118 Sela 1948
Kamis Kliwon1619 Sela 1948
Jumat Legi1120 Sela 1948
Sabtu Pahing1821 Sela 1948
Minggu Pon1222 Sela 1948
Senin Wage823 Sela 1948
Selasa Kliwon1124 Sela 1948
Rabu Legi1225 Sela 1948
Kamis Pahing1726 Sela 1948
Jumat Pon1327 Sela 1948
Sabtu Wage1328 Sela 1948
Minggu Kliwon1329 Sela 1948
Senin Legi930 Sela 1948
Selasa Pahing121 Besar 1948
Rabu Pon142 Besar 1948
Kamis Wage123 Besar 1948
Jumat Kliwon144 Besar 1948
Sabtu Legi145 Besar 1948
Minggu Pahing146 Besar 1948
Senin Pon117 Besar 1948
Selasa Wage78 Besar 1948
Rabu Kliwon159 Besar 1948
Kamis Legi1310 Besar 1948
Jumat Pahing1511 Besar 1948
Sabtu Pon1612 Besar 1948
Minggu Wage913 Besar 1948
Senin Kliwon1214 Besar 1948
Selasa Legi815 Besar 1948
Rabu Pahing1616 Besar 1948

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.