Agustus 1949 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sawal – Sela 1880 Be. Tanggal 1 Agustus jatuh pada Senin Legi (neptu 9), atau 6 Sawal 1880. Bulan Sela dimulai Kamis Kliwon, 25 Agustus.

‹

Agustus 1949Sawal – Sela 1880 Be

›
Kalender Agustus 1949 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Agustus 1949

  1. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 4 Agustus 1949.

  2. Awal bulan Sela 1880

    Tanggal 1 Sela jatuh pada Kamis Kliwon.

  3. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 29 Agustus 1949.

Weton setiap tanggal di Agustus 1949

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Senin Legi96 Sawal 1880
Selasa Pahing127 Sawal 1880
Rabu Pon148 Sawal 1880
Kamis Wage129 Sawal 1880
Jumat Kliwon1410 Sawal 1880
Sabtu Legi1411 Sawal 1880
Minggu Pahing1412 Sawal 1880
Senin Pon1113 Sawal 1880
Selasa Wage714 Sawal 1880
Rabu Kliwon1515 Sawal 1880
Kamis Legi1316 Sawal 1880
Jumat Pahing1517 Sawal 1880
Sabtu Pon1618 Sawal 1880
Minggu Wage919 Sawal 1880
Senin Kliwon1220 Sawal 1880
Selasa Legi821 Sawal 1880
Rabu Pahing1622 Sawal 1880
Kamis Pon1523 Sawal 1880
Jumat Wage1024 Sawal 1880
Sabtu Kliwon1725 Sawal 1880
Minggu Legi1026 Sawal 1880
Senin Pahing1327 Sawal 1880
Selasa Pon1028 Sawal 1880
Rabu Wage1129 Sawal 1880
Kamis Kliwon161 Sela 1880
Jumat Legi112 Sela 1880
Sabtu Pahing183 Sela 1880
Minggu Pon124 Sela 1880
Senin Wage85 Sela 1880
Selasa Kliwon116 Sela 1880
Rabu Legi127 Sela 1880

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.