September 1949 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sela – Besar 1880 Be. Tanggal 1 September jatuh pada Kamis Pahing (neptu 17), atau 8 Sela 1880. Bulan Besar dimulai Sabtu Kliwon, 24 September.

‹

September 1949Sela – Besar 1880 Be

›
Kalender September 1949 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di September 1949

  1. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 8 September 1949.

  2. Awal bulan Besar 1880

    Tanggal 1 Besar jatuh pada Sabtu Kliwon.

Weton setiap tanggal di September 1949

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Kamis Pahing178 Sela 1880
Jumat Pon139 Sela 1880
Sabtu Wage1310 Sela 1880
Minggu Kliwon1311 Sela 1880
Senin Legi912 Sela 1880
Selasa Pahing1213 Sela 1880
Rabu Pon1414 Sela 1880
Kamis Wage1215 Sela 1880
Jumat Kliwon1416 Sela 1880
Sabtu Legi1417 Sela 1880
Minggu Pahing1418 Sela 1880
Senin Pon1119 Sela 1880
Selasa Wage720 Sela 1880
Rabu Kliwon1521 Sela 1880
Kamis Legi1322 Sela 1880
Jumat Pahing1523 Sela 1880
Sabtu Pon1624 Sela 1880
Minggu Wage925 Sela 1880
Senin Kliwon1226 Sela 1880
Selasa Legi827 Sela 1880
Rabu Pahing1628 Sela 1880
Kamis Pon1529 Sela 1880
Jumat Wage1030 Sela 1880
Sabtu Kliwon171 Besar 1880
Minggu Legi102 Besar 1880
Senin Pahing133 Besar 1880
Selasa Pon104 Besar 1880
Rabu Wage115 Besar 1880
Kamis Kliwon166 Besar 1880
Jumat Legi117 Besar 1880

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.