Agustus 1984 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sela – Besar 1916 Ehe. Tanggal 1 Agustus jatuh pada Rabu Kliwon (neptu 15), atau 4 Sela 1916. Bulan Besar dimulai Selasa Pahing, 28 Agustus.

‹

Agustus 1984Sela – Besar 1916 Ehe

›
Kalender Agustus 1984 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Agustus 1984

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 20 Agustus 1984.

  2. Awal bulan Besar 1916

    Tanggal 1 Besar jatuh pada Selasa Pahing.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 30 Agustus 1984.

Weton setiap tanggal di Agustus 1984

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Rabu Kliwon154 Sela 1916
Kamis Legi135 Sela 1916
Jumat Pahing156 Sela 1916
Sabtu Pon167 Sela 1916
Minggu Wage98 Sela 1916
Senin Kliwon129 Sela 1916
Selasa Legi810 Sela 1916
Rabu Pahing1611 Sela 1916
Kamis Pon1512 Sela 1916
Jumat Wage1013 Sela 1916
Sabtu Kliwon1714 Sela 1916
Minggu Legi1015 Sela 1916
Senin Pahing1316 Sela 1916
Selasa Pon1017 Sela 1916
Rabu Wage1118 Sela 1916
Kamis Kliwon1619 Sela 1916
Jumat Legi1120 Sela 1916
Sabtu Pahing1821 Sela 1916
Minggu Pon1222 Sela 1916
Senin Wage823 Sela 1916
Selasa Kliwon1124 Sela 1916
Rabu Legi1225 Sela 1916
Kamis Pahing1726 Sela 1916
Jumat Pon1327 Sela 1916
Sabtu Wage1328 Sela 1916
Minggu Kliwon1329 Sela 1916
Senin Legi930 Sela 1916
Selasa Pahing121 Besar 1916
Rabu Pon142 Besar 1916
Kamis Wage123 Besar 1916
Jumat Kliwon144 Besar 1916

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.