April 1957 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Pasa 1888 Be. Tanggal 1 April jatuh pada Senin Legi (neptu 9), atau 1 Pasa 1888. Bulan Pasa dimulai Senin Legi, 1 April.

‹

April 1957Pasa 1888 Be

›
Kalender April 1957 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di April 1957

  1. Awal bulan Pasa

    Bulan puasa menurut hitungan Jawa. Awal Ramadan resmi ditetapkan pemerintah dan bisa berbeda satu hari.

  2. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 4 April 1957.

  3. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 29 April 1957.

Weton setiap tanggal di April 1957

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Senin Legi91 Pasa 1888
Selasa Pahing122 Pasa 1888
Rabu Pon143 Pasa 1888
Kamis Wage124 Pasa 1888
Jumat Kliwon145 Pasa 1888
Sabtu Legi146 Pasa 1888
Minggu Pahing147 Pasa 1888
Senin Pon118 Pasa 1888
Selasa Wage79 Pasa 1888
Rabu Kliwon1510 Pasa 1888
Kamis Legi1311 Pasa 1888
Jumat Pahing1512 Pasa 1888
Sabtu Pon1613 Pasa 1888
Minggu Wage914 Pasa 1888
Senin Kliwon1215 Pasa 1888
Selasa Legi816 Pasa 1888
Rabu Pahing1617 Pasa 1888
Kamis Pon1518 Pasa 1888
Jumat Wage1019 Pasa 1888
Sabtu Kliwon1720 Pasa 1888
Minggu Legi1021 Pasa 1888
Senin Pahing1322 Pasa 1888
Selasa Pon1023 Pasa 1888
Rabu Wage1124 Pasa 1888
Kamis Kliwon1625 Pasa 1888
Jumat Legi1126 Pasa 1888
Sabtu Pahing1827 Pasa 1888
Minggu Pon1228 Pasa 1888
Senin Wage829 Pasa 1888
Selasa Kliwon1130 Pasa 1888

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.