Mei 1957 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sawal – Sela 1888 Be. Tanggal 1 Mei jatuh pada Rabu Legi (neptu 12), atau 1 Sawal 1888. Bulan Sawal dimulai Rabu Legi, 1 Mei. Bulan Sela dimulai Kamis Kliwon, 30 Mei.

‹

Mei 1957Sawal – Sela 1888 Be

›
Kalender Mei 1957 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Mei 1957

  1. Awal bulan Sawal (Bakda)

    Hari raya menurut hitungan Jawa. Idulfitri resmi ditetapkan pemerintah dan bisa berbeda satu hari.

  2. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 9 Mei 1957.

  3. Awal bulan Sela 1888

    Tanggal 1 Sela jatuh pada Kamis Kliwon.

Weton setiap tanggal di Mei 1957

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Rabu Legi121 Sawal 1888
Kamis Pahing172 Sawal 1888
Jumat Pon133 Sawal 1888
Sabtu Wage134 Sawal 1888
Minggu Kliwon135 Sawal 1888
Senin Legi96 Sawal 1888
Selasa Pahing127 Sawal 1888
Rabu Pon148 Sawal 1888
Kamis Wage129 Sawal 1888
Jumat Kliwon1410 Sawal 1888
Sabtu Legi1411 Sawal 1888
Minggu Pahing1412 Sawal 1888
Senin Pon1113 Sawal 1888
Selasa Wage714 Sawal 1888
Rabu Kliwon1515 Sawal 1888
Kamis Legi1316 Sawal 1888
Jumat Pahing1517 Sawal 1888
Sabtu Pon1618 Sawal 1888
Minggu Wage919 Sawal 1888
Senin Kliwon1220 Sawal 1888
Selasa Legi821 Sawal 1888
Rabu Pahing1622 Sawal 1888
Kamis Pon1523 Sawal 1888
Jumat Wage1024 Sawal 1888
Sabtu Kliwon1725 Sawal 1888
Minggu Legi1026 Sawal 1888
Senin Pahing1327 Sawal 1888
Selasa Pon1028 Sawal 1888
Rabu Wage1129 Sawal 1888
Kamis Kliwon161 Sela 1888
Jumat Legi112 Sela 1888

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.