April 1964 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sela – Besar 1895 Dal. Tanggal 1 April jatuh pada Rabu Pon (neptu 14), atau 19 Sela 1895. Bulan Besar dimulai Senin Kliwon, 13 April.

‹

April 1964Sela – Besar 1895 Dal

›
Kalender April 1964 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di April 1964

  1. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 2 April 1964.

  2. Awal bulan Besar 1895

    Tanggal 1 Besar jatuh pada Senin Kliwon.

  3. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 27 April 1964.

Weton setiap tanggal di April 1964

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Rabu Pon1419 Sela 1895
Kamis Wage1220 Sela 1895
Jumat Kliwon1421 Sela 1895
Sabtu Legi1422 Sela 1895
Minggu Pahing1423 Sela 1895
Senin Pon1124 Sela 1895
Selasa Wage725 Sela 1895
Rabu Kliwon1526 Sela 1895
Kamis Legi1327 Sela 1895
Jumat Pahing1528 Sela 1895
Sabtu Pon1629 Sela 1895
Minggu Wage930 Sela 1895
Senin Kliwon121 Besar 1895
Selasa Legi82 Besar 1895
Rabu Pahing163 Besar 1895
Kamis Pon154 Besar 1895
Jumat Wage105 Besar 1895
Sabtu Kliwon176 Besar 1895
Minggu Legi107 Besar 1895
Senin Pahing138 Besar 1895
Selasa Pon109 Besar 1895
Rabu Wage1110 Besar 1895
Kamis Kliwon1611 Besar 1895
Jumat Legi1112 Besar 1895
Sabtu Pahing1813 Besar 1895
Minggu Pon1214 Besar 1895
Senin Wage815 Besar 1895
Selasa Kliwon1116 Besar 1895
Rabu Legi1217 Besar 1895
Kamis Pahing1718 Besar 1895

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.