Maret 1964 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sawal – Sela 1895 Dal. Tanggal 1 Maret jatuh pada Minggu Pahing (neptu 14), atau 17 Sawal 1895. Bulan Sela dimulai Sabtu Kliwon, 14 Maret.

‹

Maret 1964Sawal – Sela 1895 Dal

›
Kalender Maret 1964 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Maret 1964

  1. Awal bulan Sela 1895

    Tanggal 1 Sela jatuh pada Sabtu Kliwon.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 23 Maret 1964.

Weton setiap tanggal di Maret 1964

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Minggu Pahing1417 Sawal 1895
Senin Pon1118 Sawal 1895
Selasa Wage719 Sawal 1895
Rabu Kliwon1520 Sawal 1895
Kamis Legi1321 Sawal 1895
Jumat Pahing1522 Sawal 1895
Sabtu Pon1623 Sawal 1895
Minggu Wage924 Sawal 1895
Senin Kliwon1225 Sawal 1895
Selasa Legi826 Sawal 1895
Rabu Pahing1627 Sawal 1895
Kamis Pon1528 Sawal 1895
Jumat Wage1029 Sawal 1895
Sabtu Kliwon171 Sela 1895
Minggu Legi102 Sela 1895
Senin Pahing133 Sela 1895
Selasa Pon104 Sela 1895
Rabu Wage115 Sela 1895
Kamis Kliwon166 Sela 1895
Jumat Legi117 Sela 1895
Sabtu Pahing188 Sela 1895
Minggu Pon129 Sela 1895
Senin Wage810 Sela 1895
Selasa Kliwon1111 Sela 1895
Rabu Legi1212 Sela 1895
Kamis Pahing1713 Sela 1895
Jumat Pon1314 Sela 1895
Sabtu Wage1315 Sela 1895
Minggu Kliwon1316 Sela 1895
Senin Legi917 Sela 1895
Selasa Pahing1218 Sela 1895

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.