Februari 2005 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Besar 1937 Wawu – Sura 1938 Jimakir. Tanggal 1 Februari jatuh pada Selasa Wage (neptu 7), atau 21 Besar 1937. Bulan Sura dimulai Kamis Pon, 10 Februari.

‹

Februari 2005Besar 1937 Wawu – Sura 1938 Jimakir

›
Kalender Februari 2005 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Februari 2005

  1. Tahun baru Jawa, 1 Sura 1938 Jimakir

    Malam 1 Sura (malam Suro) jatuh pada Rabu malam, 9 Februari 2005.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 21 Februari 2005.

Weton setiap tanggal di Februari 2005

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Selasa Wage721 Besar 1937
Rabu Kliwon1522 Besar 1937
Kamis Legi1323 Besar 1937
Jumat Pahing1524 Besar 1937
Sabtu Pon1625 Besar 1937
Minggu Wage926 Besar 1937
Senin Kliwon1227 Besar 1937
Selasa Legi828 Besar 1937
Rabu Pahing1629 Besar 1937
Kamis Pon151 Sura 1938
Jumat Wage102 Sura 1938
Sabtu Kliwon173 Sura 1938
Minggu Legi104 Sura 1938
Senin Pahing135 Sura 1938
Selasa Pon106 Sura 1938
Rabu Wage117 Sura 1938
Kamis Kliwon168 Sura 1938
Jumat Legi119 Sura 1938
Sabtu Pahing1810 Sura 1938
Minggu Pon1211 Sura 1938
Senin Wage812 Sura 1938
Selasa Kliwon1113 Sura 1938
Rabu Legi1214 Sura 1938
Kamis Pahing1715 Sura 1938
Jumat Pon1316 Sura 1938
Sabtu Wage1317 Sura 1938
Minggu Kliwon1318 Sura 1938
Senin Legi919 Sura 1938

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.