Januari 2005 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sela – Besar 1937 Wawu. Tanggal 1 Januari jatuh pada Sabtu Pon (neptu 16), atau 20 Sela 1937. Bulan Besar dimulai Rabu Wage, 12 Januari.

‹

Januari 2005Sela – Besar 1937 Wawu

›
Kalender Januari 2005 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Januari 2005

  1. Awal bulan Besar 1937

    Tanggal 1 Besar jatuh pada Rabu Wage.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 17 Januari 2005.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 27 Januari 2005.

Weton setiap tanggal di Januari 2005

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Sabtu Pon1620 Sela 1937
Minggu Wage921 Sela 1937
Senin Kliwon1222 Sela 1937
Selasa Legi823 Sela 1937
Rabu Pahing1624 Sela 1937
Kamis Pon1525 Sela 1937
Jumat Wage1026 Sela 1937
Sabtu Kliwon1727 Sela 1937
Minggu Legi1028 Sela 1937
Senin Pahing1329 Sela 1937
Selasa Pon1030 Sela 1937
Rabu Wage111 Besar 1937
Kamis Kliwon162 Besar 1937
Jumat Legi113 Besar 1937
Sabtu Pahing184 Besar 1937
Minggu Pon125 Besar 1937
Senin Wage86 Besar 1937
Selasa Kliwon117 Besar 1937
Rabu Legi128 Besar 1937
Kamis Pahing179 Besar 1937
Jumat Pon1310 Besar 1937
Sabtu Wage1311 Besar 1937
Minggu Kliwon1312 Besar 1937
Senin Legi913 Besar 1937
Selasa Pahing1214 Besar 1937
Rabu Pon1415 Besar 1937
Kamis Wage1216 Besar 1937
Jumat Kliwon1417 Besar 1937
Sabtu Legi1418 Besar 1937
Minggu Pahing1419 Besar 1937
Senin Pon1120 Besar 1937

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.