Februari 2038 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Besar 1971 Alip – Sura 1972 Ehe. Tanggal 1 Februari jatuh pada Senin Pahing (neptu 13), atau 25 Besar 1971. Bulan Sura dimulai Sabtu Pahing, 6 Februari.

‹

Februari 2038Besar 1971 Alip – Sura 1972 Ehe

›
Kalender Februari 2038 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Februari 2038

  1. Tahun baru Jawa, 1 Sura 1972 Ehe

    Malam 1 Sura (malam Suro) jatuh pada Jumat malam, 5 Februari 2038.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 8 Februari 2038.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 18 Februari 2038.

Weton setiap tanggal di Februari 2038

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Senin Pahing1325 Besar 1971
Selasa Pon1026 Besar 1971
Rabu Wage1127 Besar 1971
Kamis Kliwon1628 Besar 1971
Jumat Legi1129 Besar 1971
Sabtu Pahing181 Sura 1972
Minggu Pon122 Sura 1972
Senin Wage83 Sura 1972
Selasa Kliwon114 Sura 1972
Rabu Legi125 Sura 1972
Kamis Pahing176 Sura 1972
Jumat Pon137 Sura 1972
Sabtu Wage138 Sura 1972
Minggu Kliwon139 Sura 1972
Senin Legi910 Sura 1972
Selasa Pahing1211 Sura 1972
Rabu Pon1412 Sura 1972
Kamis Wage1213 Sura 1972
Jumat Kliwon1414 Sura 1972
Sabtu Legi1415 Sura 1972
Minggu Pahing1416 Sura 1972
Senin Pon1117 Sura 1972
Selasa Wage718 Sura 1972
Rabu Kliwon1519 Sura 1972
Kamis Legi1320 Sura 1972
Jumat Pahing1521 Sura 1972
Sabtu Pon1622 Sura 1972
Minggu Wage923 Sura 1972

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.