Januari 1956 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Jumadilawal – Jumadilakhir 1887 Dal. Tanggal 1 Januari jatuh pada Minggu Kliwon (neptu 13), atau 18 Jumadilawal 1887. Bulan Jumadilakhir dimulai Sabtu Pon, 14 Januari.

‹

Januari 1956Jumadilawal – Jumadilakhir 1887 Dal

›
Kalender Januari 1956 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Januari 1956

  1. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 5 Januari 1956.

  2. Awal bulan Jumadilakhir 1887

    Tanggal 1 Jumadilakhir jatuh pada Sabtu Pon.

  3. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 30 Januari 1956.

Weton setiap tanggal di Januari 1956

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Minggu Kliwon1318 Jumadilawal 1887
Senin Legi919 Jumadilawal 1887
Selasa Pahing1220 Jumadilawal 1887
Rabu Pon1421 Jumadilawal 1887
Kamis Wage1222 Jumadilawal 1887
Jumat Kliwon1423 Jumadilawal 1887
Sabtu Legi1424 Jumadilawal 1887
Minggu Pahing1425 Jumadilawal 1887
Senin Pon1126 Jumadilawal 1887
Selasa Wage727 Jumadilawal 1887
Rabu Kliwon1528 Jumadilawal 1887
Kamis Legi1329 Jumadilawal 1887
Jumat Pahing1530 Jumadilawal 1887
Sabtu Pon161 Jumadilakhir 1887
Minggu Wage92 Jumadilakhir 1887
Senin Kliwon123 Jumadilakhir 1887
Selasa Legi84 Jumadilakhir 1887
Rabu Pahing165 Jumadilakhir 1887
Kamis Pon156 Jumadilakhir 1887
Jumat Wage107 Jumadilakhir 1887
Sabtu Kliwon178 Jumadilakhir 1887
Minggu Legi109 Jumadilakhir 1887
Senin Pahing1310 Jumadilakhir 1887
Selasa Pon1011 Jumadilakhir 1887
Rabu Wage1112 Jumadilakhir 1887
Kamis Kliwon1613 Jumadilakhir 1887
Jumat Legi1114 Jumadilakhir 1887
Sabtu Pahing1815 Jumadilakhir 1887
Minggu Pon1216 Jumadilakhir 1887
Senin Wage817 Jumadilakhir 1887
Selasa Kliwon1118 Jumadilakhir 1887

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.