Juli 1954 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sawal – Sela 1885 Jimawal. Tanggal 1 Juli jatuh pada Kamis Legi (neptu 13), atau 29 Sawal 1885. Bulan Sela dimulai Jumat Pahing, 2 Juli.

‹

Juli 1954Sawal – Sela 1885 Jimawal

›
Kalender Juli 1954 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Juli 1954

  1. Awal bulan Sela 1885

    Tanggal 1 Sela jatuh pada Jumat Pahing.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 19 Juli 1954.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 29 Juli 1954.

Weton setiap tanggal di Juli 1954

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Kamis Legi1329 Sawal 1885
Jumat Pahing151 Sela 1885
Sabtu Pon162 Sela 1885
Minggu Wage93 Sela 1885
Senin Kliwon124 Sela 1885
Selasa Legi85 Sela 1885
Rabu Pahing166 Sela 1885
Kamis Pon157 Sela 1885
Jumat Wage108 Sela 1885
Sabtu Kliwon179 Sela 1885
Minggu Legi1010 Sela 1885
Senin Pahing1311 Sela 1885
Selasa Pon1012 Sela 1885
Rabu Wage1113 Sela 1885
Kamis Kliwon1614 Sela 1885
Jumat Legi1115 Sela 1885
Sabtu Pahing1816 Sela 1885
Minggu Pon1217 Sela 1885
Senin Wage818 Sela 1885
Selasa Kliwon1119 Sela 1885
Rabu Legi1220 Sela 1885
Kamis Pahing1721 Sela 1885
Jumat Pon1322 Sela 1885
Sabtu Wage1323 Sela 1885
Minggu Kliwon1324 Sela 1885
Senin Legi925 Sela 1885
Selasa Pahing1226 Sela 1885
Rabu Pon1427 Sela 1885
Kamis Wage1228 Sela 1885
Jumat Kliwon1429 Sela 1885
Sabtu Legi1430 Sela 1885

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.