Agustus 1954 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Besar 1885 Jimawal – Sura 1886 Je. Tanggal 1 Agustus jatuh pada Minggu Pahing (neptu 14), atau 1 Besar 1885. Bulan Besar dimulai Minggu Pahing, 1 Agustus. Bulan Sura dimulai Senin Legi, 30 Agustus.

‹

Agustus 1954Besar 1885 Jimawal – Sura 1886 Je

›
Kalender Agustus 1954 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Agustus 1954

  1. Awal bulan Besar 1885

    Tanggal 1 Besar jatuh pada Minggu Pahing.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 23 Agustus 1954.

  3. Tahun baru Jawa, 1 Sura 1886 Je

    Malam 1 Sura (malam Suro) jatuh pada Minggu malam, 29 Agustus 1954.

Weton setiap tanggal di Agustus 1954

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Minggu Pahing141 Besar 1885
Senin Pon112 Besar 1885
Selasa Wage73 Besar 1885
Rabu Kliwon154 Besar 1885
Kamis Legi135 Besar 1885
Jumat Pahing156 Besar 1885
Sabtu Pon167 Besar 1885
Minggu Wage98 Besar 1885
Senin Kliwon129 Besar 1885
Selasa Legi810 Besar 1885
Rabu Pahing1611 Besar 1885
Kamis Pon1512 Besar 1885
Jumat Wage1013 Besar 1885
Sabtu Kliwon1714 Besar 1885
Minggu Legi1015 Besar 1885
Senin Pahing1316 Besar 1885
Selasa Pon1017 Besar 1885
Rabu Wage1118 Besar 1885
Kamis Kliwon1619 Besar 1885
Jumat Legi1120 Besar 1885
Sabtu Pahing1821 Besar 1885
Minggu Pon1222 Besar 1885
Senin Wage823 Besar 1885
Selasa Kliwon1124 Besar 1885
Rabu Legi1225 Besar 1885
Kamis Pahing1726 Besar 1885
Jumat Pon1327 Besar 1885
Sabtu Wage1328 Besar 1885
Minggu Kliwon1329 Besar 1885
Senin Legi91 Sura 1886
Selasa Pahing122 Sura 1886

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.