September 1954 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sura – Sapar 1886 Je. Tanggal 1 September jatuh pada Rabu Pon (neptu 14), atau 3 Sura 1886. Bulan Sapar dimulai Rabu Legi, 29 September.

‹

September 1954Sura – Sapar 1886 Je

›
Kalender September 1954 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di September 1954

  1. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 2 September 1954.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 27 September 1954.

  3. Awal bulan Sapar 1886

    Tanggal 1 Sapar jatuh pada Rabu Legi.

Weton setiap tanggal di September 1954

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Rabu Pon143 Sura 1886
Kamis Wage124 Sura 1886
Jumat Kliwon145 Sura 1886
Sabtu Legi146 Sura 1886
Minggu Pahing147 Sura 1886
Senin Pon118 Sura 1886
Selasa Wage79 Sura 1886
Rabu Kliwon1510 Sura 1886
Kamis Legi1311 Sura 1886
Jumat Pahing1512 Sura 1886
Sabtu Pon1613 Sura 1886
Minggu Wage914 Sura 1886
Senin Kliwon1215 Sura 1886
Selasa Legi816 Sura 1886
Rabu Pahing1617 Sura 1886
Kamis Pon1518 Sura 1886
Jumat Wage1019 Sura 1886
Sabtu Kliwon1720 Sura 1886
Minggu Legi1021 Sura 1886
Senin Pahing1322 Sura 1886
Selasa Pon1023 Sura 1886
Rabu Wage1124 Sura 1886
Kamis Kliwon1625 Sura 1886
Jumat Legi1126 Sura 1886
Sabtu Pahing1827 Sura 1886
Minggu Pon1228 Sura 1886
Senin Wage829 Sura 1886
Selasa Kliwon1130 Sura 1886
Rabu Legi121 Sapar 1886
Kamis Pahing172 Sapar 1886

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.