Juli 1956 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sela – Besar 1887 Dal. Tanggal 1 Juli jatuh pada Minggu Pahing (neptu 14), atau 23 Sela 1887. Bulan Besar dimulai Senin Kliwon, 9 Juli.

‹

Juli 1956Sela – Besar 1887 Dal

›
Kalender Juli 1956 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Juli 1956

  1. Awal bulan Besar 1887

    Tanggal 1 Besar jatuh pada Senin Kliwon.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 23 Juli 1956.

Weton setiap tanggal di Juli 1956

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Minggu Pahing1423 Sela 1887
Senin Pon1124 Sela 1887
Selasa Wage725 Sela 1887
Rabu Kliwon1526 Sela 1887
Kamis Legi1327 Sela 1887
Jumat Pahing1528 Sela 1887
Sabtu Pon1629 Sela 1887
Minggu Wage930 Sela 1887
Senin Kliwon121 Besar 1887
Selasa Legi82 Besar 1887
Rabu Pahing163 Besar 1887
Kamis Pon154 Besar 1887
Jumat Wage105 Besar 1887
Sabtu Kliwon176 Besar 1887
Minggu Legi107 Besar 1887
Senin Pahing138 Besar 1887
Selasa Pon109 Besar 1887
Rabu Wage1110 Besar 1887
Kamis Kliwon1611 Besar 1887
Jumat Legi1112 Besar 1887
Sabtu Pahing1813 Besar 1887
Minggu Pon1214 Besar 1887
Senin Wage815 Besar 1887
Selasa Kliwon1116 Besar 1887
Rabu Legi1217 Besar 1887
Kamis Pahing1718 Besar 1887
Jumat Pon1319 Besar 1887
Sabtu Wage1320 Besar 1887
Minggu Kliwon1321 Besar 1887
Senin Legi922 Besar 1887
Selasa Pahing1223 Besar 1887

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.