Juni 1956 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sawal – Sela 1887 Dal. Tanggal 1 Juni jatuh pada Jumat Pahing (neptu 15), atau 22 Sawal 1887. Bulan Sela dimulai Sabtu Kliwon, 9 Juni.

‹

Juni 1956Sawal – Sela 1887 Dal

›
Kalender Juni 1956 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Juni 1956

  1. Awal bulan Sela 1887

    Tanggal 1 Sela jatuh pada Sabtu Kliwon.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 18 Juni 1956.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 28 Juni 1956.

Weton setiap tanggal di Juni 1956

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Jumat Pahing1522 Sawal 1887
Sabtu Pon1623 Sawal 1887
Minggu Wage924 Sawal 1887
Senin Kliwon1225 Sawal 1887
Selasa Legi826 Sawal 1887
Rabu Pahing1627 Sawal 1887
Kamis Pon1528 Sawal 1887
Jumat Wage1029 Sawal 1887
Sabtu Kliwon171 Sela 1887
Minggu Legi102 Sela 1887
Senin Pahing133 Sela 1887
Selasa Pon104 Sela 1887
Rabu Wage115 Sela 1887
Kamis Kliwon166 Sela 1887
Jumat Legi117 Sela 1887
Sabtu Pahing188 Sela 1887
Minggu Pon129 Sela 1887
Senin Wage810 Sela 1887
Selasa Kliwon1111 Sela 1887
Rabu Legi1212 Sela 1887
Kamis Pahing1713 Sela 1887
Jumat Pon1314 Sela 1887
Sabtu Wage1315 Sela 1887
Minggu Kliwon1316 Sela 1887
Senin Legi917 Sela 1887
Selasa Pahing1218 Sela 1887
Rabu Pon1419 Sela 1887
Kamis Wage1220 Sela 1887
Jumat Kliwon1421 Sela 1887
Sabtu Legi1422 Sela 1887

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.