Juli 1959 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Besar 1890 Jimakir – Sura 1891 Alip. Tanggal 1 Juli jatuh pada Rabu Pahing (neptu 16), atau 25 Besar 1890. Bulan Sura dimulai Selasa Pon, 7 Juli.

‹

Juli 1959Besar 1890 Jimakir – Sura 1891 Alip

›
Kalender Juli 1959 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Juli 1959

  1. Tahun baru Jawa, 1 Sura 1891 Alip

    Malam 1 Sura (malam Suro) jatuh pada Senin malam, 6 Juli 1959.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 13 Juli 1959.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 23 Juli 1959.

Weton setiap tanggal di Juli 1959

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Rabu Pahing1625 Besar 1890
Kamis Pon1526 Besar 1890
Jumat Wage1027 Besar 1890
Sabtu Kliwon1728 Besar 1890
Minggu Legi1029 Besar 1890
Senin Pahing1330 Besar 1890
Selasa Pon101 Sura 1891
Rabu Wage112 Sura 1891
Kamis Kliwon163 Sura 1891
Jumat Legi114 Sura 1891
Sabtu Pahing185 Sura 1891
Minggu Pon126 Sura 1891
Senin Wage87 Sura 1891
Selasa Kliwon118 Sura 1891
Rabu Legi129 Sura 1891
Kamis Pahing1710 Sura 1891
Jumat Pon1311 Sura 1891
Sabtu Wage1312 Sura 1891
Minggu Kliwon1313 Sura 1891
Senin Legi914 Sura 1891
Selasa Pahing1215 Sura 1891
Rabu Pon1416 Sura 1891
Kamis Wage1217 Sura 1891
Jumat Kliwon1418 Sura 1891
Sabtu Legi1419 Sura 1891
Minggu Pahing1420 Sura 1891
Senin Pon1121 Sura 1891
Selasa Wage722 Sura 1891
Rabu Kliwon1523 Sura 1891
Kamis Legi1324 Sura 1891
Jumat Pahing1525 Sura 1891

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.