Juni 1974 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Jumadilawal – Jumadilakhir 1906 Jimakir. Tanggal 1 Juni jatuh pada Sabtu Legi (neptu 14), atau 11 Jumadilawal 1906. Bulan Jumadilakhir dimulai Jumat Legi, 21 Juni.

‹

Juni 1974Jumadilawal – Jumadilakhir 1906 Jimakir

›
Kalender Juni 1974 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Juni 1974

  1. Awal bulan Jumadilakhir 1906

    Tanggal 1 Jumadilakhir jatuh pada Jumat Legi.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 24 Juni 1974.

Weton setiap tanggal di Juni 1974

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Sabtu Legi1411 Jumadilawal 1906
Minggu Pahing1412 Jumadilawal 1906
Senin Pon1113 Jumadilawal 1906
Selasa Wage714 Jumadilawal 1906
Rabu Kliwon1515 Jumadilawal 1906
Kamis Legi1316 Jumadilawal 1906
Jumat Pahing1517 Jumadilawal 1906
Sabtu Pon1618 Jumadilawal 1906
Minggu Wage919 Jumadilawal 1906
Senin Kliwon1220 Jumadilawal 1906
Selasa Legi821 Jumadilawal 1906
Rabu Pahing1622 Jumadilawal 1906
Kamis Pon1523 Jumadilawal 1906
Jumat Wage1024 Jumadilawal 1906
Sabtu Kliwon1725 Jumadilawal 1906
Minggu Legi1026 Jumadilawal 1906
Senin Pahing1327 Jumadilawal 1906
Selasa Pon1028 Jumadilawal 1906
Rabu Wage1129 Jumadilawal 1906
Kamis Kliwon1630 Jumadilawal 1906
Jumat Legi111 Jumadilakhir 1906
Sabtu Pahing182 Jumadilakhir 1906
Minggu Pon123 Jumadilakhir 1906
Senin Wage84 Jumadilakhir 1906
Selasa Kliwon115 Jumadilakhir 1906
Rabu Legi126 Jumadilakhir 1906
Kamis Pahing177 Jumadilakhir 1906
Jumat Pon138 Jumadilakhir 1906
Sabtu Wage139 Jumadilakhir 1906
Minggu Kliwon1310 Jumadilakhir 1906

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.