Mei 1959 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sawal – Sela 1890 Jimakir. Tanggal 1 Mei jatuh pada Jumat Legi (neptu 11), atau 23 Sawal 1890. Bulan Sela dimulai Jumat Pon, 8 Mei.

‹

Mei 1959Sawal – Sela 1890 Jimakir

›
Kalender Mei 1959 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Mei 1959

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 4 Mei 1959.

  2. Awal bulan Sela 1890

    Tanggal 1 Sela jatuh pada Jumat Pon.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 14 Mei 1959.

Weton setiap tanggal di Mei 1959

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Jumat Legi1123 Sawal 1890
Sabtu Pahing1824 Sawal 1890
Minggu Pon1225 Sawal 1890
Senin Wage826 Sawal 1890
Selasa Kliwon1127 Sawal 1890
Rabu Legi1228 Sawal 1890
Kamis Pahing1729 Sawal 1890
Jumat Pon131 Sela 1890
Sabtu Wage132 Sela 1890
Minggu Kliwon133 Sela 1890
Senin Legi94 Sela 1890
Selasa Pahing125 Sela 1890
Rabu Pon146 Sela 1890
Kamis Wage127 Sela 1890
Jumat Kliwon148 Sela 1890
Sabtu Legi149 Sela 1890
Minggu Pahing1410 Sela 1890
Senin Pon1111 Sela 1890
Selasa Wage712 Sela 1890
Rabu Kliwon1513 Sela 1890
Kamis Legi1314 Sela 1890
Jumat Pahing1515 Sela 1890
Sabtu Pon1616 Sela 1890
Minggu Wage917 Sela 1890
Senin Kliwon1218 Sela 1890
Selasa Legi819 Sela 1890
Rabu Pahing1620 Sela 1890
Kamis Pon1521 Sela 1890
Jumat Wage1022 Sela 1890
Sabtu Kliwon1723 Sela 1890
Minggu Legi1024 Sela 1890

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.