November 1965 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Rejeb – Ruwah 1897 Wawu. Tanggal 1 November jatuh pada Senin Pahing (neptu 13), atau 7 Rejeb 1897. Bulan Ruwah dimulai Kamis Legi, 25 November.

‹

November 1965Rejeb – Ruwah 1897 Wawu

›
Kalender November 1965 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di November 1965

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 8 November 1965.

  2. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 18 November 1965.

  3. Awal bulan Ruwah 1897

    Tanggal 1 Ruwah jatuh pada Kamis Legi.

Weton setiap tanggal di November 1965

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Senin Pahing137 Rejeb 1897
Selasa Pon108 Rejeb 1897
Rabu Wage119 Rejeb 1897
Kamis Kliwon1610 Rejeb 1897
Jumat Legi1111 Rejeb 1897
Sabtu Pahing1812 Rejeb 1897
Minggu Pon1213 Rejeb 1897
Senin Wage814 Rejeb 1897
Selasa Kliwon1115 Rejeb 1897
Rabu Legi1216 Rejeb 1897
Kamis Pahing1717 Rejeb 1897
Jumat Pon1318 Rejeb 1897
Sabtu Wage1319 Rejeb 1897
Minggu Kliwon1320 Rejeb 1897
Senin Legi921 Rejeb 1897
Selasa Pahing1222 Rejeb 1897
Rabu Pon1423 Rejeb 1897
Kamis Wage1224 Rejeb 1897
Jumat Kliwon1425 Rejeb 1897
Sabtu Legi1426 Rejeb 1897
Minggu Pahing1427 Rejeb 1897
Senin Pon1128 Rejeb 1897
Selasa Wage729 Rejeb 1897
Rabu Kliwon1530 Rejeb 1897
Kamis Legi131 Ruwah 1897
Jumat Pahing152 Ruwah 1897
Sabtu Pon163 Ruwah 1897
Minggu Wage94 Ruwah 1897
Senin Kliwon125 Ruwah 1897
Selasa Legi86 Ruwah 1897

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.