Oktober 1965 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Jumadilakhir – Rejeb 1897 Wawu. Tanggal 1 Oktober jatuh pada Jumat Legi (neptu 11), atau 5 Jumadilakhir 1897. Bulan Rejeb dimulai Selasa Legi, 26 Oktober.

‹

Oktober 1965Jumadilakhir – Rejeb 1897 Wawu

›
Kalender Oktober 1965 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Oktober 1965

  1. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 4 Oktober 1965.

  2. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 14 Oktober 1965.

  3. Awal bulan Rejeb 1897

    Tanggal 1 Rejeb jatuh pada Selasa Legi.

Weton setiap tanggal di Oktober 1965

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Jumat Legi115 Jumadilakhir 1897
Sabtu Pahing186 Jumadilakhir 1897
Minggu Pon127 Jumadilakhir 1897
Senin Wage88 Jumadilakhir 1897
Selasa Kliwon119 Jumadilakhir 1897
Rabu Legi1210 Jumadilakhir 1897
Kamis Pahing1711 Jumadilakhir 1897
Jumat Pon1312 Jumadilakhir 1897
Sabtu Wage1313 Jumadilakhir 1897
Minggu Kliwon1314 Jumadilakhir 1897
Senin Legi915 Jumadilakhir 1897
Selasa Pahing1216 Jumadilakhir 1897
Rabu Pon1417 Jumadilakhir 1897
Kamis Wage1218 Jumadilakhir 1897
Jumat Kliwon1419 Jumadilakhir 1897
Sabtu Legi1420 Jumadilakhir 1897
Minggu Pahing1421 Jumadilakhir 1897
Senin Pon1122 Jumadilakhir 1897
Selasa Wage723 Jumadilakhir 1897
Rabu Kliwon1524 Jumadilakhir 1897
Kamis Legi1325 Jumadilakhir 1897
Jumat Pahing1526 Jumadilakhir 1897
Sabtu Pon1627 Jumadilakhir 1897
Minggu Wage928 Jumadilakhir 1897
Senin Kliwon1229 Jumadilakhir 1897
Selasa Legi81 Rejeb 1897
Rabu Pahing162 Rejeb 1897
Kamis Pon153 Rejeb 1897
Jumat Wage104 Rejeb 1897
Sabtu Kliwon175 Rejeb 1897
Minggu Legi106 Rejeb 1897

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.