September 1965 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Jumadilawal – Jumadilakhir 1897 Wawu. Tanggal 1 September jatuh pada Rabu Legi (neptu 12), atau 5 Jumadilawal 1897. Bulan Jumadilakhir dimulai Senin Pahing, 27 September.

‹

September 1965Jumadilawal – Jumadilakhir 1897 Wawu

›
Kalender September 1965 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di September 1965

  1. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 9 September 1965.

  2. Awal bulan Jumadilakhir 1897

    Tanggal 1 Jumadilakhir jatuh pada Senin Pahing.

Weton setiap tanggal di September 1965

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Rabu Legi125 Jumadilawal 1897
Kamis Pahing176 Jumadilawal 1897
Jumat Pon137 Jumadilawal 1897
Sabtu Wage138 Jumadilawal 1897
Minggu Kliwon139 Jumadilawal 1897
Senin Legi910 Jumadilawal 1897
Selasa Pahing1211 Jumadilawal 1897
Rabu Pon1412 Jumadilawal 1897
Kamis Wage1213 Jumadilawal 1897
Jumat Kliwon1414 Jumadilawal 1897
Sabtu Legi1415 Jumadilawal 1897
Minggu Pahing1416 Jumadilawal 1897
Senin Pon1117 Jumadilawal 1897
Selasa Wage718 Jumadilawal 1897
Rabu Kliwon1519 Jumadilawal 1897
Kamis Legi1320 Jumadilawal 1897
Jumat Pahing1521 Jumadilawal 1897
Sabtu Pon1622 Jumadilawal 1897
Minggu Wage923 Jumadilawal 1897
Senin Kliwon1224 Jumadilawal 1897
Selasa Legi825 Jumadilawal 1897
Rabu Pahing1626 Jumadilawal 1897
Kamis Pon1527 Jumadilawal 1897
Jumat Wage1028 Jumadilawal 1897
Sabtu Kliwon1729 Jumadilawal 1897
Minggu Legi1030 Jumadilawal 1897
Senin Pahing131 Jumadilakhir 1897
Selasa Pon102 Jumadilakhir 1897
Rabu Wage113 Jumadilakhir 1897
Kamis Kliwon164 Jumadilakhir 1897

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.