Oktober 1948 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sela – Besar 1879 Dal. Tanggal 1 Oktober jatuh pada Jumat Pahing (neptu 15), atau 28 Sela 1879. Bulan Besar dimulai Senin Kliwon, 4 Oktober.

‹

Oktober 1948Sela – Besar 1879 Dal

›
Kalender Oktober 1948 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Oktober 1948

  1. Awal bulan Besar 1879

    Tanggal 1 Besar jatuh pada Senin Kliwon.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 18 Oktober 1948.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 28 Oktober 1948.

Weton setiap tanggal di Oktober 1948

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Jumat Pahing1528 Sela 1879
Sabtu Pon1629 Sela 1879
Minggu Wage930 Sela 1879
Senin Kliwon121 Besar 1879
Selasa Legi82 Besar 1879
Rabu Pahing163 Besar 1879
Kamis Pon154 Besar 1879
Jumat Wage105 Besar 1879
Sabtu Kliwon176 Besar 1879
Minggu Legi107 Besar 1879
Senin Pahing138 Besar 1879
Selasa Pon109 Besar 1879
Rabu Wage1110 Besar 1879
Kamis Kliwon1611 Besar 1879
Jumat Legi1112 Besar 1879
Sabtu Pahing1813 Besar 1879
Minggu Pon1214 Besar 1879
Senin Wage815 Besar 1879
Selasa Kliwon1116 Besar 1879
Rabu Legi1217 Besar 1879
Kamis Pahing1718 Besar 1879
Jumat Pon1319 Besar 1879
Sabtu Wage1320 Besar 1879
Minggu Kliwon1321 Besar 1879
Senin Legi922 Besar 1879
Selasa Pahing1223 Besar 1879
Rabu Pon1424 Besar 1879
Kamis Wage1225 Besar 1879
Jumat Kliwon1426 Besar 1879
Sabtu Legi1427 Besar 1879
Minggu Pahing1428 Besar 1879

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.