September 1948 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Sawal – Sela 1879 Dal. Tanggal 1 September jatuh pada Rabu Pahing (neptu 16), atau 27 Sawal 1879. Bulan Sela dimulai Sabtu Kliwon, 4 September.

‹

September 1948Sawal – Sela 1879 Dal

›
Kalender September 1948 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di September 1948

  1. Awal bulan Sela 1879

    Tanggal 1 Sela jatuh pada Sabtu Kliwon.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 13 September 1948.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 23 September 1948.

Weton setiap tanggal di September 1948

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Rabu Pahing1627 Sawal 1879
Kamis Pon1528 Sawal 1879
Jumat Wage1029 Sawal 1879
Sabtu Kliwon171 Sela 1879
Minggu Legi102 Sela 1879
Senin Pahing133 Sela 1879
Selasa Pon104 Sela 1879
Rabu Wage115 Sela 1879
Kamis Kliwon166 Sela 1879
Jumat Legi117 Sela 1879
Sabtu Pahing188 Sela 1879
Minggu Pon129 Sela 1879
Senin Wage810 Sela 1879
Selasa Kliwon1111 Sela 1879
Rabu Legi1212 Sela 1879
Kamis Pahing1713 Sela 1879
Jumat Pon1314 Sela 1879
Sabtu Wage1315 Sela 1879
Minggu Kliwon1316 Sela 1879
Senin Legi917 Sela 1879
Selasa Pahing1218 Sela 1879
Rabu Pon1419 Sela 1879
Kamis Wage1220 Sela 1879
Jumat Kliwon1421 Sela 1879
Sabtu Legi1422 Sela 1879
Minggu Pahing1423 Sela 1879
Senin Pon1124 Sela 1879
Selasa Wage725 Sela 1879
Rabu Kliwon1526 Sela 1879
Kamis Legi1327 Sela 1879

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.