Oktober 1950 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Besar 1881 Wawu – Sura 1882 Jimakir. Tanggal 1 Oktober jatuh pada Minggu Pahing (neptu 14), atau 19 Besar 1881. Bulan Sura dimulai Kamis Pon, 12 Oktober.

‹

Oktober 1950Besar 1881 Wawu – Sura 1882 Jimakir

›
Kalender Oktober 1950 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Oktober 1950

  1. Tahun baru Jawa, 1 Sura 1882 Jimakir

    Malam 1 Sura (malam Suro) jatuh pada Rabu malam, 11 Oktober 1950.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 23 Oktober 1950.

Weton setiap tanggal di Oktober 1950

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Minggu Pahing1419 Besar 1881
Senin Pon1120 Besar 1881
Selasa Wage721 Besar 1881
Rabu Kliwon1522 Besar 1881
Kamis Legi1323 Besar 1881
Jumat Pahing1524 Besar 1881
Sabtu Pon1625 Besar 1881
Minggu Wage926 Besar 1881
Senin Kliwon1227 Besar 1881
Selasa Legi828 Besar 1881
Rabu Pahing1629 Besar 1881
Kamis Pon151 Sura 1882
Jumat Wage102 Sura 1882
Sabtu Kliwon173 Sura 1882
Minggu Legi104 Sura 1882
Senin Pahing135 Sura 1882
Selasa Pon106 Sura 1882
Rabu Wage117 Sura 1882
Kamis Kliwon168 Sura 1882
Jumat Legi119 Sura 1882
Sabtu Pahing1810 Sura 1882
Minggu Pon1211 Sura 1882
Senin Wage812 Sura 1882
Selasa Kliwon1113 Sura 1882
Rabu Legi1214 Sura 1882
Kamis Pahing1715 Sura 1882
Jumat Pon1316 Sura 1882
Sabtu Wage1317 Sura 1882
Minggu Kliwon1318 Sura 1882
Senin Legi919 Sura 1882
Selasa Pahing1220 Sura 1882

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.