Oktober 1964 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Jumadilawal – Jumadilakhir 1896 Be. Tanggal 1 Oktober jatuh pada Kamis Legi (neptu 13), atau 24 Jumadilawal 1896. Bulan Jumadilakhir dimulai Kamis Pon, 8 Oktober.

‹

Oktober 1964Jumadilawal – Jumadilakhir 1896 Be

›
Kalender Oktober 1964 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Oktober 1964

  1. Awal bulan Jumadilakhir 1896

    Tanggal 1 Jumadilakhir jatuh pada Kamis Pon.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 19 Oktober 1964.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 29 Oktober 1964.

Weton setiap tanggal di Oktober 1964

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Kamis Legi1324 Jumadilawal 1896
Jumat Pahing1525 Jumadilawal 1896
Sabtu Pon1626 Jumadilawal 1896
Minggu Wage927 Jumadilawal 1896
Senin Kliwon1228 Jumadilawal 1896
Selasa Legi829 Jumadilawal 1896
Rabu Pahing1630 Jumadilawal 1896
Kamis Pon151 Jumadilakhir 1896
Jumat Wage102 Jumadilakhir 1896
Sabtu Kliwon173 Jumadilakhir 1896
Minggu Legi104 Jumadilakhir 1896
Senin Pahing135 Jumadilakhir 1896
Selasa Pon106 Jumadilakhir 1896
Rabu Wage117 Jumadilakhir 1896
Kamis Kliwon168 Jumadilakhir 1896
Jumat Legi119 Jumadilakhir 1896
Sabtu Pahing1810 Jumadilakhir 1896
Minggu Pon1211 Jumadilakhir 1896
Senin Wage812 Jumadilakhir 1896
Selasa Kliwon1113 Jumadilakhir 1896
Rabu Legi1214 Jumadilakhir 1896
Kamis Pahing1715 Jumadilakhir 1896
Jumat Pon1316 Jumadilakhir 1896
Sabtu Wage1317 Jumadilakhir 1896
Minggu Kliwon1318 Jumadilakhir 1896
Senin Legi919 Jumadilakhir 1896
Selasa Pahing1220 Jumadilakhir 1896
Rabu Pon1421 Jumadilakhir 1896
Kamis Wage1222 Jumadilakhir 1896
Jumat Kliwon1423 Jumadilakhir 1896
Sabtu Legi1424 Jumadilakhir 1896

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.