Oktober 1966 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Jumadilakhir – Rejeb 1898 Jimakir. Tanggal 1 Oktober jatuh pada Sabtu Legi (neptu 14), atau 16 Jumadilakhir 1898. Bulan Rejeb dimulai Sabtu Kliwon, 15 Oktober.

‹

Oktober 1966Jumadilakhir – Rejeb 1898 Jimakir

›
Kalender Oktober 1966 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di Oktober 1966

  1. Awal bulan Rejeb 1898

    Tanggal 1 Rejeb jatuh pada Sabtu Kliwon.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 24 Oktober 1966.

Weton setiap tanggal di Oktober 1966

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Sabtu Legi1416 Jumadilakhir 1898
Minggu Pahing1417 Jumadilakhir 1898
Senin Pon1118 Jumadilakhir 1898
Selasa Wage719 Jumadilakhir 1898
Rabu Kliwon1520 Jumadilakhir 1898
Kamis Legi1321 Jumadilakhir 1898
Jumat Pahing1522 Jumadilakhir 1898
Sabtu Pon1623 Jumadilakhir 1898
Minggu Wage924 Jumadilakhir 1898
Senin Kliwon1225 Jumadilakhir 1898
Selasa Legi826 Jumadilakhir 1898
Rabu Pahing1627 Jumadilakhir 1898
Kamis Pon1528 Jumadilakhir 1898
Jumat Wage1029 Jumadilakhir 1898
Sabtu Kliwon171 Rejeb 1898
Minggu Legi102 Rejeb 1898
Senin Pahing133 Rejeb 1898
Selasa Pon104 Rejeb 1898
Rabu Wage115 Rejeb 1898
Kamis Kliwon166 Rejeb 1898
Jumat Legi117 Rejeb 1898
Sabtu Pahing188 Rejeb 1898
Minggu Pon129 Rejeb 1898
Senin Wage810 Rejeb 1898
Selasa Kliwon1111 Rejeb 1898
Rabu Legi1212 Rejeb 1898
Kamis Pahing1713 Rejeb 1898
Jumat Pon1314 Rejeb 1898
Sabtu Wage1315 Rejeb 1898
Minggu Kliwon1316 Rejeb 1898
Senin Legi917 Rejeb 1898

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.