September 1966 dalam kalender Jawa bertepatan dengan bulan Jumadilawal – Jumadilakhir 1898 Jimakir. Tanggal 1 September jatuh pada Kamis Legi (neptu 13), atau 16 Jumadilawal 1898. Bulan Jumadilakhir dimulai Jumat Legi, 16 September.

‹

September 1966Jumadilawal – Jumadilakhir 1898 Jimakir

›
Kalender September 1966 dengan pasaran dan tanggal Jawa
MinSenSelRabKamJumSab

Pilih tanggal untuk membuka detail weton dan neptunya.

Hari penting Jawa di September 1966

  1. Awal bulan Jumadilakhir 1898

    Tanggal 1 Jumadilakhir jatuh pada Jumat Legi.

  2. Anggara Kasih (Selasa Kliwon)

    Hari yang dikeramatkan dalam tradisi Jawa. Malamnya jatuh pada Senin malam, 19 September 1966.

  3. Jumat Kliwon

    Malam Jumat Kliwon jatuh pada Kamis malam, 29 September 1966.

Weton setiap tanggal di September 1966

TanggalWetonNeptuTanggal Jawa
Kamis Legi1316 Jumadilawal 1898
Jumat Pahing1517 Jumadilawal 1898
Sabtu Pon1618 Jumadilawal 1898
Minggu Wage919 Jumadilawal 1898
Senin Kliwon1220 Jumadilawal 1898
Selasa Legi821 Jumadilawal 1898
Rabu Pahing1622 Jumadilawal 1898
Kamis Pon1523 Jumadilawal 1898
Jumat Wage1024 Jumadilawal 1898
Sabtu Kliwon1725 Jumadilawal 1898
Minggu Legi1026 Jumadilawal 1898
Senin Pahing1327 Jumadilawal 1898
Selasa Pon1028 Jumadilawal 1898
Rabu Wage1129 Jumadilawal 1898
Kamis Kliwon1630 Jumadilawal 1898
Jumat Legi111 Jumadilakhir 1898
Sabtu Pahing182 Jumadilakhir 1898
Minggu Pon123 Jumadilakhir 1898
Senin Wage84 Jumadilakhir 1898
Selasa Kliwon115 Jumadilakhir 1898
Rabu Legi126 Jumadilakhir 1898
Kamis Pahing177 Jumadilakhir 1898
Jumat Pon138 Jumadilakhir 1898
Sabtu Wage139 Jumadilakhir 1898
Minggu Kliwon1310 Jumadilakhir 1898
Senin Legi911 Jumadilakhir 1898
Selasa Pahing1212 Jumadilakhir 1898
Rabu Pon1413 Jumadilakhir 1898
Kamis Wage1214 Jumadilakhir 1898
Jumat Kliwon1415 Jumadilakhir 1898

Membaca weton bersama Pancawara

Penanggalan Jawa mempertemukan dua siklus: tujuh hari dalam sepekan dan lima pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap tanggal Masehi memiliki pasangan keduanya, dan pasangan itulah yang disebut weton.

Neptu adalah penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Angka ini dipakai dalam petungan seperti Sri, Lungguh, Gedhong, Lara, dan Pati, yang lazim dijadikan rujukan saat memilih hari untuk hajat atau pindah rumah.

Kapan hari berganti

Dalam penanggalan Jawa, hari berganti saat Magrib. Kalender Masehi berganti pada pukul 00.00. Kelahiran setelah Magrib karena itu dihitung masuk ke hari dan pasaran berikutnya.